SBY Sebut ada 5 Orang yang akan Menentukan Nasib Dunia
SBY Sebut ada 5 orang yang akan menentukan nasib dunia.

Date

Latar Belakang

Perang antara Israel dan Iran semakin memanas. Menurut SBY, konflik ini diprediksi akan menjadi sumber perang dunia ketiga jika para pemimpin dunia hanya mementingkan ego masing-masing.

SBY Sebut ada 5 Orang yang akan Menentukan Nasib Dunia

Dalam cuitannya yang diposting di platform X, SBY mengatakan bahwa nasib dunia akan ditentukan oleh 5 orang kuat.

 “Masa depan dunia, dari sisi perdamaian dan keamanan, ke depan ini akan ditentukan oleh 5 orang kuat (strong men).” ujar SBY (20/06/2025).

Lebih lanjut ia menegaskan “Yang pertama dan kedua adalah Benjamin Netanyahu dan Ali Khamenei. Sedangkan yang ketiga, keempat, dan kelima (yang lebih kuat lagi) adalah Donald Trump, Vladimir Putin, dan Xi Jinping.”

Siapa kelima orang tersebut? Yuk kita bahas lebih dalam.

Profil Kelima Orang yang Disebut SBY

1. Benjamin Netanyahu

Benjamin Netanyahu adalah presiden Israel yang menjabat sejak Desember 2022. Ia bukanlah orang baru di dunia politik Israel. Pada usia 18 tahun, ia memenuhi kewajiban militernya di Pasukan Pertahanan Israel sebagai relawan unit komando elit.

Setelah peristiwa Yom Kippur berakhir, ia ditunjuk sebagai kapten. Namun setelahnya, ia diberhentikan di dunia militer dan melanjutkan kehidupannya di dunia akademik.

Di dunia akademik, Netanyahu menempuh pendidikan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan mengambil jurusan arsitektur dan manajemen dengan dua gelar berbeda. Ia juga belajar ilmu politik di MIT dan Harvard University.

Setelahnya, Ia juga sempat bergabung dengan misi diplomatik Israel di AS sebagai Wakil Kepala Misi di bawah Duta Besar Moshe Arens. Lalu, pada 1984, ia ditunjuk sebagai duta besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama empat tahun. 

2. Ayatollah Ali Khamenei

Ali Khamenei adalah Pemimpin Agung Iran sejak tahun 1989 hingga sekarang. Ia merupakan figur paling berkuasa di Iran, baik dalam hal politik maupun agama.

Ali Khamenei adalah seorang ulama besar (ayatollah) dalam tradisi Islam Syiah. Ia dididik dalam lingkungan religius di kota suci Mashhad dan kemudian di Qom. Ia adalah murid dari pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

3. Donald Trump

Donald John Trump merupakan seorang pebisnis real estate sekaligus pengelola sejumlah properti, hotel, resor, lapangan golf, hingga kasino. Dirinya merupakan seorang anak dari seorang pengembang real estate yang sukses bernama Fred Trump.

Sebagai pewaris, Donald Trump diketahui mengambil alih perusahaan real estate milik ayahnya yang kemudian diberikan nama sebagai Trump Organization. Hal tersebut telah dijalankan sejak tahun 1971 silam.

Kemudian Donald Trump juga pernah menekuni bidang bisnis dengan bersekolah di Wharton School of Finance and Commerce, University of Pennsylvania. Donald Trump tercatat sebagai lulusan sarjana ekonomi.

Setelahnya berkarir di dunia bisnis, ia berpindah haluan ke dunia politik, pada tahun 2015, ia mengajukan diri sebagai calon presiden AS yang pada akhirnya ia memenangkan pemilu dan menjadi presiden AS ke-45. Namun ia dimakzulkan pada 2019.

Tak sampai disitu, pada 2025, ia mencalonkan kembali menjadi presiden AS setelah dikalahkan oleh Joe Biden, dan pada akhirnya ia memenangkan pemilu AS untuk kedua kalinya.

4. Vladimir Putin

Vladimir Vladimirovich Putin merupakan presiden Rusia. Sebelum ia menjabat sebagai presiden, ia pernah menjadi intelijen KGB, organisasi intelijen dibawah kewenangan Uni Soviet.

Putin mulai belajar di sebuah Sekolah Dasar No. 193 yang berlokasi di St.Petersburg. Kegiatan menimba ilmu ini dimulai pada tahun 1960–1968. Setelah dari sekolah dasar, Putin melanjutkan Sekolah Menengah Atas No. 281 dan lulus pada tahun 1970.

Selanjutnya, ia meneruskan studinya di Universitas Negeri Leningrad dan lulus pada tahun 1975. Putin sendiri memilih jurusan hukum demi bisa mewujudkan cita-citanya menjadi perwira intelijen di Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti atau KGB.

5. Xi Jinping

Xi Jinping merupakan presiden dari negara China, Xi Jinping telah mengukuhkan kembali posisinya sebagai orang nomor satu di China. Pria berusia 69 tahun ini resmi kembali menjabat sebagai presiden untuk ketiga kalinya pada Jumat (10/3/2023).

Ayahnya, Xi Zhongxun, merupakan seorang pahlawan revolusioner yang berubah menjadi wakil perdana menteri. Namun, Xi Zhongxun ‘dibersihkan’ oleh Mao Zedong dan menjadi sasaran selama Revolusi Kebudayaan.

Hal tersebut lantas menjadi trauma besar bagi Xi Jinping.

Singkat cerita, ia berperan sebagai bos partai desa pada 1974, Xi naik ke jabatan gubernur provinsi pesisir Fujian pada 1999. Selanjutnya dia menjadi ketua partai provinsi Zhejiang pada 2002 dan akhirnya Shanghai pada 2007.

Pada akhirnya, Xi terpilih menjadi Presiden Republik Rakyat Tiongkok pada tanggal 14 Maret 2013 dalam sebuah pemungutan suara yang digelar oleh Kongres Rakyat Nasional.

Kesimpulan

Perang Israel-Iran menjadi teror bagi dunia, terutama masyarakat yang tidak bersalah, perang yang diprediksi akan menjadi sumber perang dunia ketiga ini akan ditentukan oleh masing-masing ego para pemimpin dunia kedepannya.

The Circle Office Sebagai Solusi Legalitas Usaha

Ingin bisnismu legal dan dilindungi hukum? Segera legalkan bisnismu di The Circle Office, solusi tepat masalah lewat.

Harga terjangkau dengan pelayanan maksimal yang akan dibantu oleh tim professional dari awal hingga akhir. Kamu hanya duduk manis sambil membesarkan bisnis dan masalah legalitas 100% kami yang urus.

Info selengkapnya bisa kamu lihat disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles

Graha DLA

Jl. Otto Iskandar Dinata No.392 lt. 1, Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat 40252

Follow Us

thecircle © 2020 All Rights Reserved