Sejak tren kerja fleksibel mulai populer, istilah ‘Work From …’ tidak lagi sebatas Work From Home (WFH) atau Work From Office (WFO).
Kreativitas orang-orang membuat versi-versi unik yang kadang terdengar lucu, tapi sebenarnya cukup relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Berikut adalah beberapa tipe “Work From …” yang mungkin sesuai dengan gaya kerja kamu.
1. Work From Home
Tipe klasik dan paling banyak dilakukan. Semua kegiatan dilakukan dari rumah, biasanya sambil memakai piyama favorit, secangkir kopi panas di meja, dan musik santai sebagai latar. Keuntungannya? Tidak perlu menghabiskan waktu di jalan dan bisa langsung rebahan setelah selesai bekerja. Tantangannya? Godaan kasur dan TV yang selalu memanggil.
2. Work From Office
Kembali ke kantor berarti kembali ke rutinitas yang lebih formal. Ada meja kerja yang rapi, tatap muka dengan rekan kerja, dan suasana profesional yang memacu produktivitas. Cocok untuk orang yang suka struktur, disiplin waktu, dan interaksi sosial langsung. Tapi, ya… siap-siap bertemu lagi dengan kemacetan pagi dan sore hari.
3. Work From Café
Pilihan favorit para pekerja kreatif. Bawa laptop ke coffee shop, pesan cappuccino atau latte art cantik, lalu bekerja dengan suasana yang ramai namun cozy. Bagi sebagian orang, suara obrolan dan bunyi mesin espresso justru memicu ide. Tantangannya? Godaan untuk scroll media sosial lebih besar daripada menyelesaikan tugas.
4. Work From Hotel
Bekerja sambil staycation. Menggabungkan kenyamanan tempat tidur empuk, koneksi internet cepat, dan room service yang siap sedia. Biasanya dipilih oleh mereka yang butuh ganti suasana total atau sedang bepergian untuk urusan pekerjaan. Kekurangannya? Bisa-bisa malah tergoda liburan daripada kerja.
5. Work From Beach
Bekerja sambil menikmati angin laut dan suara ombak. Terlihat sangat Instagrammable, tapi butuh persiapan ekstra: koneksi internet yang stabil, tempat teduh, dan perlindungan untuk laptop dari pasir dan kelembapan udara. Cocok untuk freelancer yang tidak terikat jam kerja ketat.
6. Work From Mall
Menemukan pojok kafe atau food court di pusat perbelanjaan dan menjadikannya kantor dadakan. Keuntungannya, banyak pilihan makanan dan minuman, plus hiburan saat break. Tapi perlu hati-hati agar tidak kebablasan belanja.
7. Work From Car
Mobil menjadi kantor berjalan. Biasanya dilakukan oleh pekerja yang sering berpindah kota atau menunggu jadwal pertemuan. Dengan hotspot internet dan charger mobil, semua bisa tetap produktif meski di jalan. Tantangannya adalah menjaga fokus dan kenyamanan duduk.
8. Work From Friend’s House
Datang ke rumah teman untuk bekerja bersama. Bonusnya? Camilan gratis, suasana baru, dan obrolan ringan di sela-sela kerja. Cocok untuk yang mudah bosan jika bekerja sendirian di rumah.
9. Work From Library
Perpustakaan menawarkan suasana tenang, udara sejuk, dan minim distraksi. Sangat ideal untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh. Plus, akses ke buku-buku dan referensi bisa menjadi nilai tambah.
10. Work From Park
Bekerja di ruang terbuka hijau dengan udara segar dan suara burung. Memberikan energi baru dan mengurangi stres. Tantangannya adalah mencari sumber listrik dan koneksi internet, serta menghadapi gangguan cuaca atau nyamuk.
Itulah beberapa tipe ‘Work From …’ Kamu tipe apa nih sobat Mici?
The Circle Office Sebagai Solusi Legalitas Usaha
The Circle Office hadir untuk membantu Anda dalam mengurus pendaftaran merek dengan proses yang mudah, cepat, dan terjangkau.
Didukung oleh tim profesional yang berpengalaman di bidang hukum kekayaan intelektual, kami memastikan setiap proses berjalan aman dan transparan.
Kenapa memilih The Circle Office?
- Harga bersahabat, cocok untuk UKM maupun startup.
- Proses transparan dan cepat, Anda akan selalu mendapatkan update.
- Tim ahli hukum berpengalaman, memastikan perlindungan hukum merek Anda optimal.
Jangan tunggu sampai merek Anda diklaim orang lain!
Amankan brand Anda sekarang juga bersama The Circle Office.
Klik di sini untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi gratis


