Kisah Prajogo Pangestu: Sopir Angkot Yang Menjadi Pengendali IHSG

Date

Prajogo Pangestu merupakan orang terkaya nomor 1 di Indonesia saat ini, menurut data Forbes edisi 2024, total kekayaan Prajogo Pangestu mencapai $33,5B atau Rp546 Trilliun (kurs Rp16.300).

Perjuangan Prajogo tidak mudah lho sobat Mici, yuk kita cari tahu kisah dibalik kesuksesannya.

Lahir Dalam Keluarga Kurang Mampu

Siapa bilang orang yang terlahir dalam keadaan kurang mampu gak bisa jadi kaya raya?

Buktinya, pria kelahiran 1944 di Sambas, Kalimantan Barat ini bisa mematahkan pernyataan tersebut, lho. Sebab, latar belakang keluarga Prajogo merupakan keluarga kurang mampu.

Ayah Prajogo merupakan seorang pedagang karet yang saat itu sedang kesulitan secara finansial, saking sulitnya, Prajogo hanya bisa menamatkan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sadar akan kondisi keuangan orang tuanya, Prajogo akhirnya memilih untuk bekerja, pada saat itu ia menjual beberapa bumbu masak hingga ikan asin.

Tak hanya itu, Prajogo pun kerap menjadi sopir angkutan kota (Angkot) jurusan Singkawang-Pontianak.

Pertemuan Prajogo Dengan Bos Kayu Burhan Uray

Awal titik kesuksesan Prajogo pangestu adalah ketika ia bertemu dengan Bon Sun On atau Burhan Uray, Burhan merupakan pemilik PT Djajanti Group yang bergerak di bidang kayu.

Karena kegigihannya dalam bekerja, Burhan mengajak Prajogo untuk bekerja di perusahaannya tersebut.

7 tahun kemudian, Prajogo ditempatkan sebagai General Manager (GM) di Plywood Nusantara milik Burhan, jabatan tersebut ia dapatkan karena ia memiliki etos kerja yang sangat tinggi.

Namun, setelah sekian lama ia menjabat menjadi GM, Prajogo pun akhirnya memilih resign dan meninggalkan perusahaan milik Burhan.

Membeli CV Yang Berada Di Ujung Tanduk

Setelah Prajogo resign dari Plywood Nusantara, ia kemudian meminjam uang ke bank untuk membeli CV yang berada di ambang kebangkrutan karena krisis finansial

CV itu bernama CV Pacific Lumber Coy yang bergerak di bisnis kayu, inilah cikal bakal dari Barito Pacific Tbk. yang saat ini kita kenal.

Hebatnya, Prajogo mampu mengembalikan uang bank tersebut kurang dari 1 tahun.

Setelah berkembang pesat, CV Pacific Lumber Coy berubah nama menjadi PT Barito Pacific.

Pada masa orde baru, perusahaan Prajogo tumbuh begitu pesat dan menjadi perusahaan kayu terbesar di Indonesia.

Pemimpin Perusahaan Raksasa

Barito Pacific Timber tergabung ke dalam Barito Pacific Group yang juga memiliki bisnis dalam bidang petrokimia, agribisnis, dan energi.

Keberhasilan perusahaan ini pun membantu Prajogo menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia.

Selanjutnya, ia melakukan ekspansi bisnis PT Chandra Asri Petrichemical Center dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk. Ia mengakuisisi PT Chandra Asri hingga 70%

Lalu, pada tahun 2008, Prajogo mendirikan PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) yang berfokus pada sektor pertambangan mineral dan energi.

Perusahaan ini mengelola dua konsesi tambang batu bara di Kalimantan dan pertambangan emas di Nusa Tenggara Barat melalui anak usahanya.

Setelahnya, Prajogo mendirikan PT Barito Renewables Energy (BREN) yang kini sudah resmi melantai di BEI. Perusahaan ini memiliki fokus jangka panjang dalam menyediakan energi yang lebih ramah lingkungan dengan emisi yang lebih kecil.

Dan hingga saat ini, Prajogo Pangestu dinobatkan sebagai orang terkaya nomor 1 di Indonesia.

Pengendali IHSG

Saking raksasanya perusahaan Prajogo Pangestu, perusahaannya menjadi penyumbang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbesar, tercatat beberapa emiten milik Prajogo Pangestu memiliki valuasi yang sangat besar, berikut list emitennya.

  1. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT)
  2. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA)
  3. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN)
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN)
  5. PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA)
  6. PT Petrosea Tbk. (PTRO)
  7. PT Gozco Plantation Tbk. (GZCO)

Kesimpulan

Kisah Prajogo Pangestu begitu panjang dan penuh rintangan, dari yang awalnya hanya sopir angkot, kini ia sukses menjadi konglomerat ternama di Indonesia.

Kisah Prajogo dapat menjadi inspirasi bagi sobat Mici yang masih berjuang di luar sana.

The Circle Office Sebagai Solusi Legalitas Usaha

The Circle Office hadir untuk membantu Anda dalam mengurus pendaftaran merek dengan proses yang mudah, cepat, dan terjangkau. Didukung oleh tim profesional yang berpengalaman di bidang hukum kekayaan intelektual, kami memastikan setiap proses berjalan aman dan transparan.

Kenapa memilih The Circle Office?

  1. Harga bersahabat, cocok untuk UKM maupun startup.
  2. Proses transparan dan cepat, Anda akan selalu mendapatkan update.
  3. Tim ahli hukum berpengalaman, memastikan perlindungan hukum merek Anda optimal.

Jangan tunggu sampai merek Anda diklaim orang lain!
Amankan brand Anda sekarang juga bersama The Circle Office.

Klik di sini untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles

Graha DLA

Jl. Otto Iskandar Dinata No.392 lt. 1, Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat 40252

Follow Us

thecircle © 2020 All Rights Reserved