Pacu Jalur, Tradisi Unik Asal Riau yang Mendunia
Pacu Jalur, Tradisi Unik Asal Riau yang Mendunia

Date

Latar Belakang

Belakangan ini sedang viral sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah sedang asik menari-nari di depan sebuah perahu yang di dayung oleh banyak orang. Nama dari kegiatan ini adalah Pacu Jalur yang berasal dari Riau.

Diketahui anak tersebut bernama Dhika. Dhika dengan lincah dan penuh percaya diri menari sembari memberi semangat bagi para pendayung.

Dhika menari menggunakan dua tangannya dengan gaya mengipas-ngipas itu kemudian disebut warganet sebagai ‘aura farming’.

Bahkan, aksi Pacu Jalur ini diparodikan oleh pemain bola internasional, penyanyi terkenal, bahkan sampai pembalap F1.

Apa Itu Pacu Jalur?

Pacu Jalur adalah sejenis lomba dayung tradisional yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Perlombaan mendayung ini menggunakan perahu dari kayu utuh tanpa sambungan apapun . Oleh masyarakat Riau, perahu tersebut dikenal dengan nama “jalur”. 

Asal Usul Pacu Jalur

Dilansir dari kemenpar.go.id, Pacu Jalur merupakan tradisi budaya turun-temurun yang diwariskan lebih dari 100 tahun oleh nenek moyang masyarakat Kuansing.

Pada abad ke-17, jalur (perahu) hanya digunakan sebagai alat transportasi bagi masyarakat yang tinggal sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Seiring berjalannya waktu, jalur-jalur yang digunakan sebagai alat transportasi tersebut semakin berkembang. Muncul berbagai jenis jalur yang dihias dengan ukiran indah dan khas

Selain itu, jalur juga dilengkapi dengan payu, selendang, tiang tengah (gulang-gulang), serta lambai-lambai (tempat khusus bagi juru mudi berdiri).

Perkembangan tersebutlah yang akhirnya “melahirkan” lomba adu cepat antar jalur, atau saat ini dikenal sebagai nama Pacu Jalur.

Awalnya, Pacu Jalur diselenggarakan untuk merayakan hari raya agama Islam, seperti Hari Raya Idulfitri di Riau. Namun, di masa penjajahan Belanda, Pacu Jalur digunakan untuk merayakan hari jadi Ratu Wilhelmina setiap tanggal 31 Agustus.

Pacu Jalur Viral di Media Sosial

Dhika ‘Aura Farming’, itulah julukan bagi bocah yang menari-nari diatas perahu.

Gerakan Dhika yang sedang berjoget dan melambai menarik minat humor para pengguna media sosial, baik nasional maupun internasional.

Banyak orang luar yang memparodikan gerakan Dhika tersebut, termasuk pemain bola internasional.

Kesimpulan

Secara tak langsung, viralnya Dhika ‘Aura Farming’ memperkenalkan budaya Pacu Jalur khas Riau, Indonesia ke ranah internasional.

Hal ini tentunya bisa menjadi kesempatan dan peluang besar bagi pariwisata Indonesia.

The Circle Office Sebagai Solusi Legalitas Usaha

The Circle Office hadir untuk membantumu mewujudkan perlindungan hukum atas merek dengan proses yang cepat, mudah, dan terjangkau.

Didukung oleh tim profesional yang berpengalaman, kamu bisa mendaftarkan merek dengan aman tanpa ribet.

Keunggulan Kami:

  • Harga bersahabat
  • Proses transparan & cepat
  • Tim ahli hukum kekayaan intelektual

Jangan tunggu sampai merekmu diambil orang lain.

Segera daftarkan brand kamu bersama The Circle Office.

Klik disini untuk info lebih lanjut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles

Graha DLA

Jl. Otto Iskandar Dinata No.392 lt. 1, Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat 40252

Follow Us

thecircle © 2020 All Rights Reserved