Sejarah Lomba 17an serta Filosofi Tiap Lombanya
Sejarah Lomba 17an serta Filosofi Tiap Lombanya

Date

Kemerdekaan merupakan cita-cita bangsa untuk terbebas dari kekangan pihak lain yang mengancam kadaulatan negara.

Saat ini, salah satu cara untuk merayakan kemerdekaan adalah mengadakan lomba 17an.

Banyak sekali lomba yang dihadirkan, seperti balap karung, panjat pinang, lomba makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, dan masih banyak lagi.

Lomba 17an bukan hanya keseruan semata, namun juga cara masyarakat menghormati para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Tapi bagaimana sejarah terciptanya lomba 17an, serta filosofi dari setiap lombanya? Simak selengkapnya.

Sejarah Lomba 17an

Dikutip dari bbppmpvbispar.kemdikbud.go.id, lomba 17an mulai muncul pada tahun 1950 atau pada saat itu HUT RI ke-5.

Pada saat itu, semangat kemerdekaan masih tertancap mantap pada jiwa masyarakat.

Cara masyarakat melampiaskan semangat tersebut adalah dengan mengadakan lomba yang sangat meriah.

Sampai saat ini, lomba tersebut masih eksis bahkan menjadi tradisi tahunan yang wajib diselenggarakan saat 17 Agustus.

Lomba-lomba ini menjadi simbol perayaan atas perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa Indonesia.

Filosofi Jenis-Jenis Lomba 17an

1. Panjat Pinang

Lomba ini termasuk yang cukup sulit, pohon pinang dilumuri pelicin dan puncaknya terdapat beberapa hadiah.

Filosofi lomba ini cukup dalam, licinnya pohon pinang menggambarkan betapa susahnya perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah.

Lomba ini dilakukan secara beramai-ramai, yang mengartikan bahwa kekuatan persatuan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencapai kemerdekaan.

Sementara itu, puncak pohon pinang yang terdapat hadiah melambangkan kemerdekaan yang telah dicapai oleh para pahlawan di masa lalu.

2. Balap Karung

Balap karung mengajarkan kita bahwa perjalanan menuju kemerdekaan sering kali penuh rintangan dan membutuhkan ketekunan untuk bangkit setelah terjatuh.

3. Makan Kerupuk

Makan kerupuk menjadi pengingat kesederhanaan ungkapan rasa syukur para pahlawan ketika menghadapi masa sulit melawan penjajah.

4. Tarik Tambang

Tarik tambang melambangkan kekuatan bangsa hanya akan terwujud jika semua pihak bekerja sama

5. Masukkan Paku Ke Dalam Botol

Memasukkan paku ke dalam botol mengajarkan kita arti kesabaran, ketekunan, dan fokus yang sangat tinggi.

Lomba 17an bukan hanya nilai secara simbolis, namun juga memiliki filosofi sejarah dan sosial yang kuat bagi masyarakat Indonesia.

Dengan menjaga tradisi lomba 17an, artinya kita merawat semangat kemerdekaan agar tetap hidup di hati masyarakat dan menginspirasi generasi berikutnya.

The Circle Office Sebagai Solusi Legalitas Usaha

The Circle Office hadir untuk membantu Anda dalam mengurus pendaftaran merek dengan proses yang mudah, cepat, dan terjangkau.

Didukung oleh tim profesional yang berpengalaman di bidang hukum kekayaan intelektual, kami memastikan setiap proses berjalan aman dan transparan.

Kenapa memilih The Circle Office?

  1. Harga bersahabat, cocok untuk UKM maupun startup.
  2. Proses transparan dan cepat, Anda akan selalu mendapatkan update.
  3. Tim ahli hukum berpengalaman, memastikan perlindungan hukum merek Anda optimal.

Jangan tunggu sampai merek Anda diklaim orang lain!
Amankan brand Anda sekarang juga bersama The Circle Office.

Klik di sini untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles

Graha DLA

Jl. Otto Iskandar Dinata No.392 lt. 1, Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat 40252

Follow Us

thecircle © 2020 All Rights Reserved